Panduan Metatrader 4

Dalam tutorial ini digunakan metode dipraktekkan  langsung baru kemudian dijelaskan per bagian. Platform untuk trading valas atau forex ada banyak, misalnya Metatrader 4 atau 5, Streamster, Trade Station dan lainnya. Platform yang paling terkenal dan banyak digunakan oleh broker forex adalah Metatrader. Untuk berlatih menggunakannya anda bisa mendownload gratis dari situs broker atau pembuat platform metatrader yaitu Metaquotes. Untuk download dari Metaquotes silahkan klik di sini. Geser scroll ke bagian paling bawah, kemudian klik Download Metatrader 4 Terminal.

 

Lakukan proses instalasi, setelah itu isikan proses registrasi demo account :

 

Isikan Field

  1. Name (Nama),
  2. Country (Negara),
  3. State(Propinsi) ,
  4. City (Kota),
  5. Zip code (Kode pos),
  6. Phone, Email,
  7. Account Type (Jenis Akun ),
  8. Currency (Deposit Mata Uang biasanya dolar)
  9. Leverage ( Faktor pengungkit )
  10. Deposit ( Jumlah uang virtual / pura-pura ) misalnya 10000 USD
  11. Beri checklist pada I agree to subscribe to your newsletters
  12. Klik Next

selanjutnya akan muncul pilihan lokasi server metatrader, pilih Next, kemudian akan tampil login Account, Password trading (order Buy atau Sell)serta password Investor ( hanya bisa melihat posisi trading tetapi tidak bisa melakukan proses order Buy, Sell atau Close order ). Catat data-data ini di Notepad atau Wordpad. Klik Finish.

Selanjutnya akan muncul tampilan utama dari Aplikasi Metatrader 4 seperti di bawah ini :

Tutup semua pasangan mata uang yang ada (EURUSD, USDCHF, GBPUSD, USDJPY). Untuk membuka pair mata uang misalnya EURO vs US Dollar (EUR/USD) Pilih menu File --> New Chart kemudian pilih EURUSD

Pada terminal pilih Trade (nomer 1) , kemudian klik kanan pada balance, pilih New Order (nomer 2)

Sebagai contoh kita ambil posisi BUY atau istilah lainnya LONG, klik Buy buy Market

  • pada Pair Symbol : EURUSD artinya pair yang kita pilih adalah pasangan EURO dan US Dollar,
  • pada Volume : di pilih 1 Lot
  • pada type  : Market Execution

Keterangan :

  • Pasangan (Pairs) Mata Uang yang diperdagangkan di broker (contoh: EUR/USD , GBP/USD, USD/JPY, USD/CHF)
  • Berikut adalah daftar istilah yang ada :
    EUR = istilah dari  Euro atau Fiber (mata uang Eropa)
    GBP = istilah dari Sterling  atau Cable (mata uang Inggris)
    AUD = istilah dari Aussie Dollar  (mata uang dolar  Australia)
    NZD = istilah dari dari Kiwi (mata uang dolar New Zealand)
    JPY =  istilah dari Yen (mata uang Yen Jepang)
    CHF =  istilah dari Swiss Franc atau Swissy (mata uang Swiss)
    CAD = istilah dari Dollar Canada  (mata uang Dolar Canada)
    USD = istilah dari US Dollar atau Buck (mata uang Dolar USA)
  • Lot : Satuan jumlah kontrak (contract size) atau volume. Pada akun Standart Account berlaku istilah
    1.0 lot = 100.000 quantity contract size.
    0.1 lot = 10.000 quantity contract size.
    0.01 lot = 1.000 quantity contract size.  Sebagai contoh diatas kita trading dengan volume 1 lot yang artinya kita sedang membeli Mata uang EURO sebanyak 100.000 EURO. Karena adanya faktor leverage (1:100 yang di pilih pada saat buka akun demo atau real)   maka maka modal yang dibutuhkan cukup 1401.20 US Dollar.
  • Berikut tabel Akun Standar lot, Mini Lot, Micro Lot, Nano Lot :

Setelah beberapa saat perhatikan pada bagian terminal di mana ditampilkan

  • Balance : 10000
  • Margin :1401.20
  • Free Margin : 8661.80
  • Profit : 63

Keterangan :

  • Balance : 10000 artinya modal uang kita adalah 10.000 US Dollar.
  • Equity : jumlah uang kita saat ini yaitu 10.063 US Dollar ( karena untung / profit 63 USD , rumusnya : Equity = Balance + Profit )
  • Free Margin : adalah sisa uang yang tidak di tradingkan. Hal ini berfungsi untuk menahan pergerakan harga yang mungkin akan berbalik dengan posisi yang sedang kita ambil. Saat ini kita sedang posisi Buy yang artinya mengharapkan harga dari EURO akan naik. Jika posisi analisa kita benar maka profit kita akan + (plus). Tetapi jika Harga bergerak turun maka kita akan merugi ( profit menjadi - / minus).
  • Margin : adalah modal yang dibutuhkan pada saat transaksi BUY atu SELL. Pada contoh di atas untuk membeli Mata uang EURO sebanyak 100.000 EURO , modal yang dibutuhkan adalah 1401.20 US Dollar.

BUY atau SELL ?

Sebaiknya kita ambil posisi BUY (LONG atau beli) atau SELL ( SHORT atau Jual) ? Untuk mengetahui posisi pergerakan harga maka dibutuhkan indikator untuk menentukan apakah harga sedang Naik, Turun ataukah  Sideway (tidak naik dan tidak turun). Jika harga bergerak naik (istilahnya Bullish) maka posisi yang kita ambil adalah BUY / LONG / Beli, jika harga bergerak turun (istilahnya Bearish) maka posisi yang kita ambil adalah SELL / JUAL / SHORT.

Pada Metatrader 4 sudah disertakan indikator default atau bawwan dari sananya. Indikator yang umum dipakai adalah indikator tipe Laging / terlambat yaitu MACD serta indicator yang bersifat Leading / cepat / Prediksi yaitu Stochastic. Trend beli atau jual hanya bisa terlihat di Timeframe yang besar yaitu 4H / 4 jam . Untuk entry / ambil posisi jual atau beli digunakan Timeframe 15 M atau 15 Menit.

Memasang Indicator

Buka chart EURUSD , pada timeframe (nomer 1) pilih H4, pada chart shift dan Auto Scroll (nomer 2) pilih aktifkan dengan cara meng klik icon dari chart shift dan Auto Scroll. Pilih window Navigator , arahkan ke Indicator ( nomer 3) serta geser scroll ke arah bawah untuk menampilkan list indikator MACD (nomer 4).

Kemudian pilih MACD, kemudian Klik kanan, pilih Attach to chart

Atur parameternya default ( Fast EMA 12, Slow EMA 26, MACD SMA 9, Apply to : Close ) , pilih OK.

Kemudian kembali ke tampilan Navigator pilih Stochastic Oscilator, klik kanan dan pilih Attach to a chart :

Biarkan parameternya default ( %K period : 5 , %K period : 3, Slowing : 3) pilih OK

Maka kira kira akan tampil chart seperti di bawah ini, untuk memperbesar chart pilih icon zoom (nomer 1):

Cara membaca indikator :

  • bar MACD lagi di atas garis 0 yang artinya harga masih bergerak naik (nomer 2)
  • Stochastic lagi di posisi oversold ( lihat nomer 3,  terlalu banyak SELL sehingga harga mulai jenuh dan sebentar lagi akan bergerak naik ke atas. Kebalikannya adalah overbought dimana stochastic sudah diatas 80 dan mulai bergerak turun ketika sudah memotong garis 80 menuju ke bawah)
  • Kita akan ambil posisi BUY jika Stochastic sudah di atas posisi garis 20 dan bergerak ke atas.
  • Jadi posisi yang benar adalah BUY ketika stochastic sudah melewati 20 serta Close position BUY jika stochastic sudah mencapai 80 serta berbalik arah ke bawah. Jangan sekali kali anda ambil posisi SELL karena MACD masih diatas 0.

RULE BUY SELL

  • Ambil posisi BUY jika MACD sudah diatas garis 0 serta stochastic sudah diatas 20, close posisi jika stochastic sudah memotong 80 dan mulai bergerak ke bawah.
  • Ambil posisi SELL jika MACD sudah berada di bawah 0 serta Stochastic sudah memotong garis 80 menuju ke bawah, close posisi jika stochastic sudah memotong 20 dan mulai bergerak ke atas.
  • Semua di dilihat pada chart H4 atau 4 jam. Jangan sekali - kali menggunakan H1 ( chart 1 jam) , M30 (chart 30 menit), M15 (chart 30 menit) atau M5 (chart 5 menit) karena banyak terjadi sinyal palsu. Kecuali anda menggunakan indicator berjenis MTF ( Multi Time Frame) serta tidak bersifat repaint.
  • Aturan di atas tidak mutlak dimana posisi close harus menggunakan stochastic, jika anda sudah mahir bisa digunakan garis pivot, sayangnya indikator ini tidak ada dari metatrader 4, jadi kita harus menggunakan custom indicator.

INSTALASI CUSTOM INDICATOR

Indicator bawaan pada Metatrader4 masih tidak terlalu lengkap. Ada kalanya anda harus menambahkan indicator tersebut dengan cara menginstal secara manual. Anda bisa memperoleh indicator tersebut dengan cara mendownload dari situs penyedia custom indicator. Biasanya terdapat pada forum-forum Forex, misalnya Forex-tsd, Forex factory serta situs penyedia informasi strategy forex trading seperti web ini. Cara instalasi indicator forex bisa anda lihat dengan meng klik di sini : cara instalasi indikator Forex.

Translate